fbpx

Menyatukan Ika tahun atau Jawa Timur di Surabaya Ricuh

Deklarasi Perhotelan dan Kelompok yang mengklaim sebagai slot terpercaya asosiasi dari GP Ansor East Java sebelumnya (IKA) di Surabaya, Jumat (6/17) sore, dibubarkan oleh PC GP Ansor-banker Surabaya.
Akibatnya, acara ini diwarnai oleh kekacauan. Kegiatan itu dibubarkan karena dianggap ilegal karena disebut nama organisasi pemuda tahun atau Nahdlatul Ulama (NU) tanpa otorisasi.

Insiden itu dimulai ketika ratusan orang yang mengklaim GPS IKA tahun -tahun atau Jawa Timur mengadakan persahabatan dan pernyataan di halaman Gayungan Nahdliyah Khittah (PPKN), Surabaya.

Acara dimulai dengan mereka dengan mendengarkan komentar Presiden DPD Ri La Nyalla MATALITTI secara virtual. Tiba-tiba, dari luar, bangunan itu datang sekelompok PC PC PC Surabaya airbet88 yang bertahun-tahun yang meneriakkan Ika tahun atau Jawa Timur adalah kelompok ilegal.

“Ini adalah kelompok ilegal, saya ingin tidak ingin dibubarkan, karena tidak ada istilah Ika di organisasi kami,” kata Sekretaris PC Ansor City of Surabaya, Rizam Syafiq.

Massa PC GP Ansor Surabaya dan Ika berpendapat sampai kerusuhan terjadi. Mereka juga terlibat dalam dorongan.

Kelompok Ansor Surabaya kemudian menghapus sejumlah atribut acara yang mengambil simbol organisasi mereka, termasuk jaket yang dibawa oleh anggota IKA.

“Saya didorong, saya ditanya di mana keputusan itu, lalu Situs Judi Slot Terbaik dan Terpercaya No 1 teman -teman saya pecah, ada kerusuhan. Ketika saya pecah, salah satu dari mereka jatuh,” kata Syafiq.

Syafiq menekankan bahwa kelompok itu jelas bukan bagian dari organisasi Ansor. Alasannya adalah, dalam aturan organisasi mereka, tidak ada jaminan masa jabatan lama. Ika juga dicurigai memodifikasi logo Ansor tanpa otorisasi.

“Atribut mereka adalah jaket bergaris -garis yang diberikan oleh logo Ansor tetapi diubah. Tidak ada istilah IKA tahun, karena pada tahun -tahun PD / PRT, tidak ada istilah. Mereka tidak memahami organisasi aturan,” katanya.

Menurut partainya, Ika Ansor juga tidak perlu ada, karena jika seorang eksekutif atau Banser telah selesai melayani, mereka harus melanjutkan fungsi mereka dalam organisasi ibu, yaitu Nahdlatul Ulama di berbagai tingkatan.

“Para eksekutif yang telah selesai bertugas di Ansor dan Banser adalah organisasi ibu Ngabi telanjang. Karena Gus Yaqut (Ketum Ansor) adalah masa depan telanjang,” katanya.

Syafiq menekankan bahwa partainya tidak akan membubarkan kegiatan jika kelompok itu tidak mengklaim sebagai Ika, bahkan mengambil nama Jawa Timur Ansor-Banker.